SUKAMARA, PBUN24JAM.COM – Bupati Sukamara, H. Masduki, ST., mempromosikan potensi investasi daerah kepada delegasi investor Turki dalam agenda pertemuan kerja sama Indonesia–Turki yang berlangsung di Pangkalan Bun pada awal Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sukamara untuk menarik investasi asing, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Dalam pertemuan yang dikemas melalui kegiatan Indonesia–Turki Friendship Dinner, Masduki bersama perwakilan daerah lain memperkenalkan sejumlah sektor potensial yang dapat dikembangkan di Kabupaten Sukamara. Sektor tersebut meliputi perikanan, perkebunan, pertambangan, dan pertanian.
Promosi potensi daerah tersebut dilakukan untuk memperluas jaringan kerja sama dengan investor internasional sekaligus membuka peluang pengembangan sumber daya lokal agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah sektor perikanan dan kelautan, termasuk peluang budidaya udang vaname melalui kawasan shrimp estate. Selain itu, sektor pertambangan, perkebunan, dan pertanian juga menjadi bagian dari potensi daerah yang dapat dikaji lebih lanjut sesuai ketentuan perizinan dan prinsip pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Bupati Masduki menyampaikan bahwa peningkatan investasi merupakan salah satu upaya untuk mendukung pembangunan ekonomi Sukamara. Dalam keterangannya kepada ANTARA, ia menyebut delegasi Turki menunjukkan ketertarikan terhadap potensi yang dimiliki daerah tersebut.
Penjajakan tersebut direncanakan berlanjut melalui peninjauan lokasi dan kajian teknis terhadap sejumlah potensi investasi. Tahapan ini penting untuk menilai peluang pengembangan usaha, kesiapan lokasi, serta aspek teknis dan regulasi sebelum suatu investasi dapat direalisasikan.
Pemerintah Kabupaten Sukamara juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi proses investasi sesuai kewenangan daerah, sementara hal-hal yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun pusat akan dikoordinasikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui penjajakan kerja sama dengan investor Turki, Pemkab Sukamara berharap peluang investasi dapat berkembang menjadi kegiatan usaha nyata yang memberikan manfaat bagi perekonomian daerah, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meski demikian, realisasi investasi tetap memerlukan tindak lanjut berupa kajian, kesepakatan, dan pemenuhan persyaratan yang berlaku. Dengan demikian, promosi potensi daerah ini menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama investasi yang produktif dan berkelanjutan. FP/PBN






